Menjalin Kontak dengan Nasabah Perbankan Tanpa Harus Mengurangi Kenyamanan Mereka

Tantangan Bisnis

Berikut adalah contoh jasa finansial seperti bank yang menarik data atau mengontak ulang nasabah ketika si nasabah menggunakan lebih dari 2 layanan bank:

Customer service pertama, "Selamat pagi Ibu Siti. Saya Ani, customer service dari Bank Aman. Saya ingin mengingatkan kalau Ibu terlambat membayar tagihan kartu kredit Ibu."
 Keesokan harinya, customer service kedua menelpon orang yang sama, "Selamat siang Ibu Siti. Saya Ahmad, customer service dari Bank Aman. Saya ingin follow up  terkait pembayaran KPR Ibu yang tertunda minggu lalu, dan Ibu janji untuk membayarnya 2 hari lalu."

Apakah saat ini customer service  bank Anda masih mengelola nasabahnya dengan cara seperti ini? Tahukah Anda bahwa mengontak nasabah dengan cara menelepon berkali-kali dengan orang yang berbeda-beda dan topik berbeda-beda bisa merugikan perusahaan?
Hal ini bisa terjadi karena sistem koleksi data dari bank tidak terintegrasi, sehingga mengakibatkan beberapa kerugian seperti:

1. Customer experience tidak nyaman karena dibungi berkali-kali.
2. Persentase nasabah mengangkat telepon akan semakin menurun karena berkurangnya customer experience.
3. Cost call center menjadi tinggi karena menghubungi berulang kali.
4. Risiko tunggakan per nasabah tidak terlihat, apalagi risiko overall suatu produk dari Bank.

Solusi

Mastersystem telah menyiapkan solusi berbasis Microsoft untuk mengatasi masalah ini.
Fokus solusi ini adalah untuk mengintegrasikan koleksi data dan menampilkan portfolio nasabah dalam 1 tampilan. Ketika customer service bank mengontak nasabah dalam 1 kali telpon:

1. Bank dapat melakukan follow up beberapa poin sekaligus.
2. Customer experience juga akan lebih nyaman.
3. Menghemat biaya panggilan.
4. Dan resiko overall dapat terukur dalam satu sistem.

0 0
Feed